The Dynamics of Marriage Agreements in Civil Law and Contemporary Islamic Law in Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.58524/ijls.v1i2.43Keywords:
Marriage Agreement, Civil Law, Compilation of Islamic LawAbstract
Marriage agreements play a strategic role in regulating the rights and obligations of spouses, particularly in relation to the ownership and management of property. This study aims to examine the differences in the regulation of prenuptial agreements under the Indonesian Civil Code (KUH Perdata) and the Compilation of Islamic Law (KHI), and to analyze the impact of the Constitutional Court Decision No. 69/PUU-XIII/2015 on the practice of marriage agreements in Indonesia. The research employs a normative juridical method using statutory and case study approaches, supported by literature reviews of relevant regulations, court rulings, and academic sources. The findings reveal that the Civil Code requires formal notarized agreements, while the KHI offers greater flexibility as long as the agreements align with sharia principles. The Constitutional Court’s decision broadens access to prenuptial arrangements but also brings administrative challenges and a lack of public awareness. This study highlights the importance of harmonizing national legal systems and religious norms to ensure fairer protection, particularly for women in marriage.
Downloads
References
A’yun, W. M., & Hidayatullah, A. H. (2023). Perspektif Maslahah Dalam Perjanjian Perkawinan Mengenai Harta Dalam Undang-Undang Perkawinan. Harmoni, 22(1), 22–47. https://doi.org/https://doi.org/10.38156/jihwp.v1i2.115
Achmad Asfi Burhanudin. (2019). Konsep Perjanjian Perkawinan Dalam Perspektif Perbandingan Hukum. El-Faqih : Jurnal Pemikiran Dan Hukum Islam, 5(2), 133–152. https://doi.org/10.29062/faqih.v5i2.69
Aprilia, F. A., An-Nazhofah, F. D., Batrisyia, N. I., Munawwarah, U., & Hasarah, F. (2024). Tinjauan Maqashid Al-Syari’ah Terhadap Perjanjian Pranikah Pada Masyarakat Kaliwates Jember. Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam, 5(2), 309–328. https://doi.org/10.24252/qadauna.v5i2.42601
Asikin, Z. (2004). Pengantar Metode Penelitian Hukum. PT. Raja Grafindo Persada.
Asqia Az-zahra, I., & Milhan. (2024). Dinamika Penyelesaian Harta Bersama: Perbedaan Pandangan Tokoh Agama di Kecamatan Bagan Sinembah. Jurisprudensi: Jurnal Ilmu Syariah, Perundang-Undangan Dan Ekonomi Islam, 16(2), 394–407. https://doi.org/10.32505/jurisprudensi.v16i2.8774
Bagenda, C. (2021). Tinjauan Tentang Perjanjian Perkawinan Dalam Pandangan Hukum Nasional. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 287. https://jayapanguspress.penerbit.org/index.php/ganaya/article/view/1263
Budiawan, A. (2023). Perjanjian Perkawinan: Solusi Bagi Keluarga Urban Community Di Indonesia. Jurnal Ilmiah Keislaman, 22(2), 234–244. http://dx.doi.org/10.24014/af.v22i2.29038
Burhan, B. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Raja Grafindo Persada.
Charissa, A. (2022). Peran Notaris Terkait Pengesahan Perjanjian Perkawinan Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No. 69/PUU-XIII/2015 Serta Pentingnya Pencatatan Perjanjian Perkawinan Terhadap Pihak Ketiga (Analisa Putusan No. 59/Pdt. G/2018/PN Bgr). Indonesian Notary, 4(2), 13–20. https://scholarhub.ui.ac.id/notary/vol4/iss2/13
Djuniarti, E. (2019). Hukum Harta Bersama Ditinjau Dari Perspektif Undang-Undang Perkawinan dan KUH Perdata. Jurnal Penelitian Hukum De Jure, 19(3), 339–348. http://dx.doi.org/10.30641/dejure.2017.V17.445-461
Fardiansyah, H., Rizkia, N. D., Is, M. S., Busroh, F. F., Lobo, F. N., Pratama, F. M., Triyono, A., Wau, A., Fatmawati, F. K., Nurwandri, A., Berkat, L. B., & Sinaga, P. (2023). Pengantar Ilmu Hukum. Intelektual Manifes Media.
Fauza, N., & Afandi, M. (2020). Perjanjian Perkawinan Dalam Menjamin Hak-Hak Perempuan. Al-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family Law, 2(1), 1–16. https://doi.org/10.19105/al-manhaj.v2i1.3116
Haq, M., Jumni Nelli, & Erman Gani. (2023). Perjanjian Perkawinan Berdasarkan Kaidah Fiqhiyah Dan Hukum Positif Di Indonesia. Jotika Research in Business Law, 2(2), 55–65. https://doi.org/10.56445/jrbl.v2i2.93
Iliyin, I. N., Bayuaji, R., & Yaqin, K. (2023). Kedudukan Hukum Perjanjian Kawin Pada Masa Perkawinan Yang Dibuat Dihadapan Notaris. Jurnal Ilmu Hukum Wijaya Putra, 1(2), 79–91. https://doi.org/10.38156/jihwp.v1i2.115
Ni’mah, A. F. A. F., & Yunanto, Y. (2023). Analisis Manfaat Dan Pentingnya Perjanjian Perkawinan. AL-MANHAJ: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam, 5(2), 1327–1334.
Ni Kadek Ani, Budiartha, I. N. P., & Widiati, I. A. P. (2021). Perjanjian Perkawinan Sebagai Perlindungan Hukum Terhadap Harta Bersama Akibat Perceraian. Jurnal Analogi Hukum, 3(1), 17–21. https://doi.org/10.22225/ah.3.1.2021.17-21
Raharja, R., Marniati, F. S., & Yani, A. (2024). Kepastian Hukum atas Harta dalam Perkawinan Menurut Hukum Perdata Terkait Akta Perjanjian Kawin Pisah Harta yang Lalai Didaftarkan Legal Certainty of Property in Marriage According to Civil Law Regarding the Deed of Marriage Agreement for Separation of As. Shautuna Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab, 05(2), 439–469. https://doi.org/https://doi.org/10.24252/shautuna.v5i2.48853
Risky, B. (2020). Konsep Pembagian Harta Bersama Menurut Hukum Islam Dan Undang-Undang Perkawinan. Lentera: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies, 2(1), 63–74.
Rohman, M. F. (2017). Implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/PUU/XIII/2015 Tentang Perjanjian Perkawinan Terhadap Tujuan Perkawinan. Al-Daulah: Jurnal Hukum Dan Perundangan Islam, 7(1), 1–27.
Samuel, S. (2018). Perjanjian Perkawinan Dan Asas Keseimbangan. Calyptra, 7(1), 2482–2509.
Saputro, I. M. G. (2024). Pengaturan Hukum Dalam Pembagian Harta Bersama Perkawinan Menurut Hukum Perdata Yang Berlaku Saat Ini Di Indonesia. Paugeran Law Review, 1(1), 1–7. https://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/plr/article/view/11334
Sari, W., & Arif, M. (2022). Perjanjian Perkawinan Sebagai Syarat Mutlak Poligami (Studi Terhadap Pemikiran Ibrahim Hosen Persepektif Hak Perempuan. Syaksia: Jurnal Hukum Perdata Islam, 23(1). http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/syakhsia
Silmi, F. I. (2024). Perjanjian Perkawinan Perspektif Maqaṣid Syari’ah Imam Al-syaṭibi. Universitas Islam Indonesia.
Sinaga, D. (2020). Implikasi Yuridis Terkait Peran Notaris Dalam Pengesahan Perjanjian Perkawinan Di Indonesia Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 69/Puu-Xiii/2015. Jurnal Hukum De’Rechtsstaat, 6(2), 99–111.
Sunarsi, D., Yuherman, Y., & Sumiyati, S. (2018). Efektifitas Peran Mediator Non Hakim Dalam Penyelesaian Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Kelas 1a Pulau Jawa. Jurnal Hukum Media Bhakti, 2(2), 138–151.
Sunggono, B. (2007). Metode Penelitian Hukum. Raja Grapindo Persada.
Susanti, D. O. (2018). Perjanjian Kawin Sebagai Bentuk Perlindungan Hukum Bagi Pasangan Suami Istri (Perspektif Maqashid Syariah). Ulul Albab: Jurnal Studi Dan Penelitian Hukum Islam, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.30659/jua.v1i2.2456
Suwardiyati, R. (2020). Penerapan Asas Kepatutan Dalam Perjanjian Kawin. Widya Yuridika : Jurnal Hukum, 3(2), 271.
Yulies, T. M. (2017). Perjanjian Perkawinan Dalam Pandangan Hukum Islam. Serat Acitya – Jurnal Ilmiah UNTAG Semarang, 5(3), 128–149.
Zamroni, M., & Putra, A. P. (2019). Kedudukan Hukum Perjanjian Kawin Yang Dibuat Setelah Perkawinan Dilangsungkan. Al-Adl: Jurnal Hukum, 11(2), 84–92. https://dx.doi.org/10.31602/al-adl.v11i2.1438
Zulkarnain, S. A., & Hakim, A. R. (2024). batas perjanjian perkawinan berdasarkan kitab undang-undang hukum perdata. Jurnal Darma Agung, 32(4), 164–175. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.46930/ojsuda.v32i4.4466
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Asrizal Saiin (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.